PENGENALAN PYTHAGORAS
Di Yunani, sekitar 2.500 tahun yang lalu,
hiduplah seorang matematikawan, ilmuwan dan ahli filsafat yang bernama
Pythagoras. Dia melakukan perjalanan seperti ke Mesir dan Babylonia dan ia pada
saat itu melakukan perjalanan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan
dengan jalan kaki atau naik keledai. Dalam perjalanan tersebut Pythagoras
belajar tentang musik, astronomi, geometri, kesenian dan ilmu pengetahuan.
Setelah kembali dari Mesir dan Babylonia,
Pythagoras menjelaskan kepada murid-murid sekolahnya: apa yang telah
dipelajarinya dan bagaimana cara mengkonstruk / membangun sudut siku-siku serta
hubungan antara luas dari tiga persegi pada suatu segitiga. Hubungan ini
menjadi terkenal dengan nama Teorema Pythagoras.
Teorema Pythagoras berbunyi : “Jika suatu
segitiga mempunyai sudut siku-siku maka kuadrat hipotenusa atau sisi miring
sama dengan jumlah dari kuadrat kedua sisi yang lain dari segitiga siku-siku
tersebut”.
Sumber: